thelyricsearch.com LYRIC

AMARAH SENYUM DAN AIRMATA
Alone At Last


TANGISI SAAT KU TAK ADA DISINI
PUTUS HASRATKU TAKKAN MATI
PUISIKU PALSU PENUH KECEWA
PILAH PENGAMAN DOKTRINMU
KUNCI MULUTKU... CINTA HULU LEDAKKU
SUMBUI HANGAT BUNYI LIDAHMU
TIMPA TANGANKU DAN

SISAKANLAH... (tangisi hidupku)
KELAM... (tangisi waktuku)
PEKATKANLAH... (tangisi lakumu)
KACA... (tangisi asaku)
JANGAN PERCAYA

APIKAN RASA BENCI TERTEKAN
ANCAMAN TERDENGAR PELAN
HALANGI LANGKAH MASA DEPANMU DAN

SISAKANLAH... (tangisi hidupku)
KELAM... (tangisi waktuku)
PEKATKANLAH... (tangisi lakumu)
KACA... (tangisi asaku)
JANGAN PERCAYA

Jangan pernah terlintas
Jangan melangkah lepas
Bila melihat cinta
Jangan menahan marah
Jiwa inginkan hampa
Deras alirkan luka derita

NYAWA PERIH TANGANKU TERPISAH
PAKU LAMANYA SAKITKU TERLINTAS
CAMPAKKAN SEMUA JANJI PALSUKU
OMONG KOSONG MENTAH ITU JANJIKU
ANJING! KALIMAT YANG TERLINTAS
SAAT FOKUS HANCURNYA HIDUPKU
MULAI KUHUJAM CARA YANG SAMA
AMPUNAN LANGKAH SEBUAH SIKSA


ALONE AT LAST

In 2003 Alone At Last* started their career appearing at various (indie) music events in Bandung, Indonesia. In less than one year the band succeeded in winning the attention of rock music lovers with their hits single: “Amarah Senyum dan Airmata” in Bandung,
Jakarta and other cities in Java Island, Indonesia. Their popularity continued to expand and their circle of fans now reaches across the Indonesian archipelago including
Bali, Medan (Sumartra) ... Read More