thelyricsearch.com LYRIC

BALADA PENGANGGURAN
Iwan Fals


O, apa jadinya?
E, ini apa?
O, apa jadinya?
E, aku lesu?

Dibolak-balik dinalar-nalar
Tanpa logika
Oh ya!
Diraba-raba, diterka-terka
Tidak terduga
Oh ya!

Misteri ijazah tidak ada gunanya
Ketekunan tidak ada artinya
Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Ya ha ha ha
Oh ya!
Penerangan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa
Oh ya!
Oh ya o!

Akan merampok takut penjara
Menyanyi tidak bisa
(Bunuh diri kutakut neraka)
(Menangis tidak bisa)

Kaki lima oh!
Kaki lima ya!
Kaki lima oh!
Oh ya!
Makan debu huh!
Makan debu iya!
Ya janji palsu
Oh ya!

Dibolak-balik dinalar-nalar
Tanpa logika
Oh ya!
Diraba-raba diterka-terka
Tidak terduga oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu-tahu menipu
Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!
Penyuluhan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu-tahu menipu
Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu-tahu menipu
Penyuluhan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu-tahu menipu
Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu-tahu menipu


IWAN FALS

Iwan Fals, born Virgiawan Listanto on 3 September 1961 in Jakarta, is a charismatic Indonesian singer/songwriter and remembered as Indonesia's the most dangerous singer on the '80s and '90s.

He was popular for his gritty-witty ballads accentuated on life of Indonesia's marginalized groups or political satire on the troubled Indonesian social/political scene under Soeharto. His socially aware hit-songs including: "Oemar Bakri" tells about teacher ... Read More