thelyricsearch.com LYRIC

GELISAH
Iwan Fals


Anak muda di ujung jalan

Petik gitar jilati malam

Mata merah hatinya berdarah

Sebab apa tiada yang mau tahu

Pada kelelawar ia mengadu

Pada lampu-lampu jalan sandarkan angan

Pada nada-nada lontarkan marah

Pada alam raya ia berterus terang

Aku gelisah


Orang tua di remang-remang

Cari teman hamburkan uang

Senyum ramah tak ada di rumah

Sebab apa tiada yang mau tau


Pada kelelawar ia mengadu

Pada lampu-lampu jalan sandarkan angan

Pada nada-nada lontarkan marah

Pada alam raya ia berterus terang

Aku gelisah


Gelisah jiwa bagai prahara

Orang muda, orang tua

Penuh amarah membabi buta

Gelisah hidup penjara dunia

Padang gelisah panas membara

Hutan gelisah membakar hidup

Gelisah langit, muntahkan badai

Kebimbangan lahirkan gelisah

Jiwa gelisah bagai halilintar

Aku gelisah, aku gelisah,

Aku gelisah.....


Orang-orang saling bertengkar

Untuk apa bukan soal lagi

Keserakahan sudah menjadi nabi

Kekusaan adalah jalan keluar

Pada kelelawar ia mengadu

Pada lampu-lampu jalan sandarkan angan

Pada nada-nada lontarkan marah

Pada alam raya ia berterus terang

Aku gelisah


Orang muda penuh luka

Terkoyak nasib, tertikam gelisah

Membalik hidup, menerkam nasib

Gelisah badai, gelisah tidur

Lingkaran gelisah, lingkaran setan

Menggelinding datang dan pergi

Di ujung jalan membaca hidup

Adakah orang tidak gelisah

Aku gelisah, aku gelisah,

Aku gelisah.....


IWAN FALS

Iwan Fals, born Virgiawan Listanto on 3 September 1961 in Jakarta, is a charismatic Indonesian singer/songwriter and remembered as Indonesia's the most dangerous singer on the '80s and '90s.

He was popular for his gritty-witty ballads accentuated on life of Indonesia's marginalized groups or political satire on the troubled Indonesian social/political scene under Soeharto. His socially aware hit-songs including: "Oemar Bakri" tells about teacher ... Read More