thelyricsearch.com LYRIC

ORANG PINGGIRAN
Iwan Fals


He . . . . . ya y a ya he ya ho . . . . . . He . . . . . ya y a ya ho ya he . . . . . . Balada orang-orang pedalaman He . . . . . ya y a ya he ya ho . . . . . . He . . . . . ya y a ya ho ya he . . . . . . Di hutan di gunung dan di pesisir He . . . . .y a y a ya he ya ho . . . . . . Manusia yang datang dari kota Tega bodohi mereka Lihat tatapannya yang kosong Tak mengerti apa yang terjadi He . . . . . ya y a ya he ya ho . . . . . . Tak tajam lagi tombak panah dan parang He . . . . . ya y a ya he ya ho . . . . . . He . . . . . ya y a ya ho ya he . . . . . . Tak ampuh lagi mata dari sang pawang Dimana lagi cari hewan buruan Yang pergi karena senapan Dimana mencari ranting pohon Kalau sang pohon tak ada lagi . . . . . . Pada siapa mereka tanyakan hewannya Ya . . . . . pada siapa tanyakan pohonnya Saudaraku di pedalaman menanti Sebuah jawaban yang tersimpan dihati Lewatmu . . . . . . . . . pembeli Pada orang-orang pedalaman Yang menari dan menyanyi Dihalau bising ribuan deru gergaji -Rahman Tardjana-






IWAN FALS

Iwan Fals, born Virgiawan Listanto on 3 September 1961 in Jakarta, is a charismatic Indonesian singer/songwriter and remembered as Indonesia's the most dangerous singer on the '80s and '90s.

He was popular for his gritty-witty ballads accentuated on life of Indonesia's marginalized groups or political satire on the troubled Indonesian social/political scene under Soeharto. His socially aware hit-songs including: "Oemar Bakri" tells about teacher ... Read More