thelyricsearch.com LYRIC

DEMI KAU DAN SI BUAH HATI
Pance Pondaag


Mengapa harus begini
Tiada lagi kehangatan
Memang kusadari
Sering ku tinggalkan
Kau Seorang diri

Bukannya aku sengaja
Meninggalkan Kau Sendiri
Aku menyadari Bukan Sandiwara
Kasihmu Kepadaku

Tiap Malam Engkau kutinggal pergi
Bukan bukannya aku sengaja
Demi kau dan sibuah hati
Terpaksa aku harus begini

Tiap hari hingga malam berakhir
Kutahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada Satu pengganti dirimu
Bukannya aku sengaja
Meninggalkan Kau Sendiri
Aku menyadari Bukan Sandiwara
Kasihmu Kepadaku
Tiap Malam Engkau kutinggal pergi
Bukan bukannya aku sengaja
Demi kau dan sibuah hati
Terpaksa aku harus begini
Tiap hari hingga malam berakhir
Kutahu kau tersiksa karena diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada Satu pengganti dirimu


PANCE PONDAAG

Pance Frans Pondaag (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 18 Februari 1951 – meninggal di Jakarta, 3 Juni 2010 pada umur 59 tahun), seorang penyanyi sekaligus Pencipta lagu yang dikenal dengan suaranya yang khas.

Pada tahun 1980-an Pance mengorbitkan penyanyi-penyanyi seperti Dian Piesesha, Maya Rumantir dan Meriam Bellina. Di rumahnya ia mendirikan studio "Flower Sound". Di tahun 1978 Hetty Koes Endang menyayikan lagu ciptaannya "Lahir Lagi Satu" meraih juara 1 Tingkat Nasional. ... Read More